Kenali Berbagai Macam Gejala Alergi Pada Bayi

Kenali Berbagai Macam Gejala Alergi Pada Bayi

Apa yang Anda ketahui tentang alergi bayi? Seperti apa gejala alergi pada bayi lucu anda? Sebenarnya alergi merupakan respons secara berlebihan tubuh pada zat tertentu di lingkungan yang berada di sekitar bayi.

Apabila salah satu dari orang tua bayi mempunyai alergi, kemungkinan bayi mengalami alergi serupa sebanyak 30%, namun jika kedua orang tuanya menderita alergi, prosentase besarnya menderita alergi juga ikut bertambah, bahkan hingga 50%.

Bayi Tersenyum

Faktor genetik ini memang sering memberikan peran yang sangat penting terjadinya alergi pada buah hati. Namun jangan salah, faktor lainnya juga memberikan sumbangan untuk alergi, faktor lain yang dapat menjadi penyebab alergi bayi ini seperti lingkungan dan makanan. Alergi yang disebabkan oleh lingkungan lebih jarang ditemukan dibanding dengan yang disebabkan oleh makanan.

Beberapa makanan yang sering menyebabkan alergi seperti kacang, telur susu, ikan. Alergi yang dikarenakan oleh lingkungan biasanya terjadi saat ia berusia 18 bulan ke atas. Di usia tersebut bayi dapat menunjukkan alergi pada benda yang ada di luar ruangan seperti tungau, jamur, dan kecoa.

Ada pula beberapa penyebab alergi yang lainnya seperti gigitan serangga yang dapat menyebabkan kulit menjadi membengkak, merah dan gatal. Selain itu penggunaan obat-obat tertentu yang mengandung bahan kimia juga bisa menjadi penyebab.

Gejala alergi dan gejala batuk karena virus memang sangat mirip. Namun, untuk batuk yang dikarenakan oleh virus, biasanya ia akan terus menerus membaik dalam waktu 2 minggu. Untuk alergi, si kecil akan terus menerus batuk jika masih ada allergen di sekitarnya.

Gejala dan ciri anak alergi memang sering ditandai dengan batuk pilek. Biasanya untuk sakit batuk atau pilek, ia akan menampakkan tanda sebelum benar-benar sakit. Namun untuk alergi, begitu terkena allergen, nantinya ia akan langsung batuk pilek.

Bagaimana cara melihat benda yang menjadi allergen. Untuk mengetahuinya, Anda dapat melakukan pengamatan secara sederhana, jika saat anak mendekati debu ia malah batuk, berarti ia alergi debu. Selain bersin, ia juga akan menampakkan tanda mata menjadi berair.

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan